Magister Manajemen Rumah Sakit

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Ditulis pada 12 Agustus 2019 , oleh admin mmrs , pada kategori Berita

Salah satu Rumah Sakit di Kota Malang didemo oleh keluarga pasien lantaran dokter spesialisnya dituduh telah melakukan malpraktik hingga menyebabkan pasien meninggal dunia. Kejadian tersebut merupakan salah satu simulasi yang diperankan oleh mahasiswa Magister Manajemen Rumah sakit (MMRS) FKUB dalam rangkaian kegiatan Workshop Komunikasi yang digelar pada tanggal 26 – 27 Juli 2019 di Ubud Hotel & Villas.

foto_001

“Kegiatan role play ini merupakan salah satu tugas wajib mahasiswa. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok untuk memainkan peran sekaligus secara nyata berlatih mengenai permasalahan yang nantinya akan mereka hadapi saat terjun langsung mengelola / memimpin RS” tutur Aryo Dewanto, S.E.,M.M.Ak salah satu dosen MMRS.

Program Studi MMRS secara rutin setiap tahunnya mengadakan Workshop Komunikasi yang dilakukan selama 2 hari di luar kampus. Pada hari pertama, mahasiswa akan diberi pemahaman mengenai dasar – dasar teori komunikasi, komunikasi yang efektif untuk pemimpin dan panduan penyelesaian konflik .

Hari kedua, mahasiswa dibagi secara perkelompok untuk melakukan role play dan akan dinilai bagaimana ketepatan mahasiswa dalam penyelesaikan skenario – skenario permasalahan yang diberikan. Di hari kedua ini juga mahasiswa akan dituntut untuk melakukan presentasi seorang diri dengan memaparkan materi yang telah dipersiapkan.

          foto_002

Dalam workshop kali ini juga disampaikan materi mengenai bagaimana peranan direktur RS dalam mengatasi konflik serta bagaimana komunikasi yang efektif dalam konflik. Materi ini disampaikan langsung oleh dr. Kasil Rokhmad, MMRS, salah satu pemateri yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur RSUD Dr. Iskak Tulungagung. “Suatu konflik tidak mungkin dapat dihindari dalam organisasi, karena banyak faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi munculnya konflik, tapi banyak kiat – kiat yang dapat diambil untuk menyelesaikan konflik” ujar beliau.

“Workshop Komunikasi ini akan bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya bekal bagi mereka sebelum terjun magang langsung ke RS. Dengan adanya workshop ini diharapkan mahasiswa sudah memahami tips & trik berkomunikasi efektif sehingga harapannya akan dapat diterima dengan baik oleh jajaran RS saat mereka magang” jelas Dr. dr. Tita Hariyanti, M.Kes ketua program studi MMRS.

Mahasiswa tampak antusias mengikuti rangkaian acara Workshop. “Selama 2 hari ini tidak terasa seperti sedang belajar. Materi disampaikan dengan fun dan santai. Hari kedua role play juga sangat menyenangkan, namun tetap memberikan masukan ilmu baru bagi kami jika nanti mengalami masalah – masalah di RS yang cukup kompleks” Ungkap salah satu mahasiswa MMRS yang sedang menempuh kuliah di Semester 3.

 foto_003

//bySNR